Sunday, 16 May 2010

Latihan Perang

Karena dilanda krisis ekonomi yang berkepanjangan, pasukan negara antah-berantah terpaksa melakukan latihan perang dengan peralatan apa adanya. "Untuk menghemat pengeluaran, maka peralatan perang untuk latihan diganti dengan bunyi mulut", kata sang komandan mengawali latihan.

"Suara tusukan diganti dengan suara 'bles . . .', Suara tembakan diganti suara 'dor . . .', dan, suara granat diganti dengan suara 'buuum . .'," ujar komandan memberi keterangan.

Maka latihan perangpun dimulai dengan sengitnya, sampai suatu ketika terjadilah keributan sesama prajurit.

Prajurit A : "Kamu curang, ketika masih jauh saya teriak 'buum . . .', kamu masih jalan terus mendekati aku. Begitu pula ketika agak dekat saya teriak 'dor...', kamu masih jalan terus. Bahkan ketika berhadapan aku bilang 'bless . . .', kamu jalan terus. Kenapa kamu?"

Prajurit B : "Breemmmmm saya panser"

No comments:

Post a Comment

Beautiful Jewelry